Buka workspace ↗
DRONECOLLAB · TECHNOGIS

PPK Post Processing dan Geotagging

Olah stasiun base GNSS, koreksi lintasan drone dengan PPK, periksa EventPost, dan geotag foto di DroneCollab. Penjelasan lengkap parameter form.

PPK Post Processing dan Geotagging

PPK Post Processing dan Geotagging · Koreksi penerbangan melalui PPK
GNSS Processing · Static → PPK → Geotagging
1Buka GNSS Processing
2Siapkan base melalui Static
3Koreksi penerbangan melalui PPK
4Periksa lintasan dan EventPost
5Geotag foto

PPK Post Processing dan Geotagging

Klik screenshot untuk memperbesar

1
Drone Collab / GNSS Tools / GNSS Processing / New Processing

Buka GNSS Processing

Pada grup toolbar Drone Collab, klik ikon kedua: GNSS Tools bergambar tripod survei. Buka New Processing.

PPK Post Processing dan Geotagging · Buka GNSS Processing
Drone Collab / GNSS Tools / GNSS Processing / New Processing
2
Static Processing / Observation Stations / Process Static / My Processing

Siapkan base melalui Static

Unggah minimal dua observasi stasiun. Tentukan sedikitnya satu Base dan satu Rover, isi tinggi antena setiap stasiun dan koordinat masing-masing Base. Klik Process Static, pantau My Processing, lalu periksa layer Point hasilnya.

PPK Post Processing dan Geotagging · Siapkan base melalui Static
Static Processing / Observation Stations / Process Static / My Processing

Form lengkap: isian, pilihan, dan penjelasan

Nama isian mengikuti form DroneCollab. Default adalah pengaturan awal; sesuaikan dengan data observasi. Static boleh dilewati bila koordinat base sudah tersedia dan terverifikasi secara independen.

Static Processing · Observation Stations

Berikan nama pekerjaan yang mudah dikenali. Unggah observasi RINEX atau raw receiver yang didukung seperti UBX. Static membutuhkan observasi Base dan Rover; PPK membutuhkan satu Base dan minimal satu Rover. Pastikan waktu observasi saling bertumpang tindih.

IsianDefault / pilihan
Processing NameGCP Static Network - Quarry North (example)
Choose Selected Files / Choose Survey FolderRINEX OBS / supported receiver raw; ≥ 2 stations
RoleBase / Rover; ≥ 1 of each
Static Processing · Base coordinate

Pilih Manual yang terverifikasi, PPP, atau Average Single. PPP bergantung pada observasi dan produk yang tersedia; Average Single adalah estimasi standalone, bukan titik kontrol hasil survei. X/Y manual menggunakan bujur/lintang derajat desimal dan tinggi ellipsoid tanah dalam meter; konversikan koordinat proyeksi terlebih dahulu. Gunakan titik desimal untuk koordinat.

IsianDefault / pilihan
Base coordinateManual coordinate (known) / Determine with PPP / Average Single
Latitude / Y · Longitude / X · Ground h / ZWGS84 decimal degrees · ground ellipsoidal height (m)
Static Processing · Antenna Height (m)

Ukur vertikal dari patok/titik tanah ke antenna reference point (ARP), pada setiap stasiun Static dan Base PPK. Rentang 0–100 m; 1,800 dan 1.800 sama-sama berarti 1,8 m. Isi tinggi tanah secara terpisah: solver menerapkan tinggi antena, jadi jangan menambahkannya dua kali.

IsianDefault / pilihan
Antenna Height (m)Required for every Base and Rover; 0–100 m
Static Processing · Processing settings

Solution Mode Static memilih baseline independen atau penyesuaian jaringan multi-base berbobot; Auto memilih alurnya. Scientific Strategy menguji profil terbatas. Untuk drone bergerak pilih Kinematic; Static untuk receiver diam. PPK Auto Optimize membandingkan profil alternatif bila kualitas awal lemah; Standard memakai satu profil.

IsianDefault / pilihan
Solution ModeAuto (default) / Independent Base → Rover baselines / Multi-base Network · weighted least squares
Scientific StrategyAuto Scientific (default) / Single RTKLIB profile
Process StaticMy Processing → completed Project Layer (Vector · Point)
3
PPK Processing / Base / Rover / PPK configuration / Process PPK

Koreksi penerbangan melalui PPK

Pilih PPK Processing. Unggah observasi Base, tentukan koordinat dan tinggi antenanya, lalu tambahkan observasi Rover drone. Periksa PPK configuration dan klik Process PPK.

PPK Post Processing dan Geotagging · Koreksi penerbangan melalui PPK
PPK Processing / Base / Rover / PPK configuration / Process PPK

Form lengkap: isian, pilihan, dan penjelasan

PPK Processing · Base / Rover

Berikan nama pekerjaan yang mudah dikenali. Unggah observasi RINEX atau raw receiver yang didukung seperti UBX. Static membutuhkan observasi Base dan Rover; PPK membutuhkan satu Base dan minimal satu Rover. Pastikan waktu observasi saling bertumpang tindih.

IsianDefault / pilihan
Processing NameFlight 01 PPK (example)
Base Observation / RawOne Base observation / supported raw
Rover / Drone ObservationOne or more Rover observations; companion NAV separated automatically
PPK Processing · Base Coordinate

Pilih Manual yang terverifikasi, PPP, atau Average Single. PPP bergantung pada observasi dan produk yang tersedia; Average Single adalah estimasi standalone, bukan titik kontrol hasil survei. X/Y manual menggunakan bujur/lintang derajat desimal dan tinggi ellipsoid tanah dalam meter; konversikan koordinat proyeksi terlebih dahulu. Gunakan titik desimal untuk koordinat.

IsianDefault / pilihan
Base CoordinateProject Point Layer (default) / Manual Known Coordinate / Determine with PPP / Average Single
Latitude / Y · Longitude / X · Ground Ellipsoidal Height / ZManual Known only; decimal degrees and ground ellipsoidal height (m)
PPK Processing · Antenna Height (m)

Ukur vertikal dari patok/titik tanah ke antenna reference point (ARP), pada setiap stasiun Static dan Base PPK. Rentang 0–100 m; 1,800 dan 1.800 sama-sama berarti 1,8 m. Isi tinggi tanah secara terpisah: solver menerapkan tinggi antena, jadi jangan menambahkannya dua kali.

IsianDefault / pilihan
Antenna Height (m)Required; vertical ground → ARP, 0–100 m
PPK Processing · Project Point Layer

Project Point Layer membaca X/Y dari titik yang dipilih. Pilih Base Point yang benar dan kolom Z tinggi ellipsoid tanah, sebaiknya ellipsoidal_height_m. Deteksi otomatis tidak memverifikasi datum tinggi. Manual Z muncul setelah memilih Manual value; gunakan bila tidak ada kolom yang sesuai.

IsianDefault / pilihan
Point LayerPoint layer in active project, including completed Static results
Base PointThe actual reference station in that layer
Z FieldDetected numeric property / Geometry Z / layer API Z / Manual value
Manual Z Value (m)Only when Z Field = Manual value; ground ellipsoidal height
PPK Processing · PPK configuration

Solution Mode Static memilih baseline independen atau penyesuaian jaringan multi-base berbobot; Auto memilih alurnya. Scientific Strategy menguji profil terbatas. Untuk drone bergerak pilih Kinematic; Static untuk receiver diam. PPK Auto Optimize membandingkan profil alternatif bila kualitas awal lemah; Standard memakai satu profil.

IsianDefault / pilihan
Positioning ModeKinematic (default) / Static
PPK Solver StrategyAuto Optimize (default) / Standard RTKLIB
Process PPKMy Processing → completed outputs
Static / PPK · Satellite Selection & Frequency

Auto mendeteksi konstelasi dan frekuensi yang sama. Manual menggunakan GPS, Galileo, BeiDou, GLONASS, dan QZSS yang dicentang. Pilih hanya sinyal yang direkam Base dan Rover; memilih L1+L2+L5 tidak menghasilkan observasi yang tidak ada.

IsianDefault / pilihan
Satellite SelectionAutomatic (default) / Manual constellation selection
GNSS ConstellationsGPS / Galileo / BeiDou / GLONASS / QZSS; all checked initially; Manual only
FrequencyAuto (default) / L1 only / L1+L2 / L1+L2+L5
Static / PPK · Elevation & Ambiguity

Elevation Mask mengabaikan satelit di bawah sudut yang dipilih. Ambiguity Resolution mengatur penyelesaian ambiguitas integer. AR Ratio Threshold adalah rasio validasi ambiguitas, bukan presisi dalam meter; default 3,0, rentang 1,5–10. Gunakan Auto bila tidak ada alasan memilih profil tertentu.

IsianDefault / pilihan
Elevation Mask10° / 15° (default) / 20°
Ambiguity ResolutionAuto (default) / Fix-and-Hold / Continuous
AR Ratio Threshold3.0 (default); min 1.5, max 10, step 0.1
Static / PPK · Ionosphere & Troposphere

Ionosphere dan Troposphere mengatur pemodelan atmosfer. Auto memilih model yang diterapkan; Broadcast, Estimate, Iono-free dan Off tersedia sesuai daftar. Iono-free memerlukan observasi multi-frekuensi yang sesuai. Off menonaktifkan koreksi tersebut.

IsianDefault / pilihan
IonosphereAuto (default) / Broadcast model / Estimate / Iono-free combination / Off
TroposphereAuto · Saastamoinen (default) / Saastamoinen / Estimate / Off
Static / PPK · Navigation & Ephemeris

Navigasi boleh berasal dari NAV pendamping atau raw yang dikonversi; proses tetap memerlukan navigasi yang dapat digunakan. SP3/CLK adalah produk presisi, bukan observasi Rover. Pilih Precise jika tersedia produk yang sesuai; gunakan Raw → RINEX atau konverter vendor bila raw receiver tidak dikenali.

IsianDefault / pilihan
EphemerisAuto · precise when available (default) / Broadcast / Precise SP3 / CLK
Navigation / Precise Products (Static) · Navigation / Ephemeris (PPK)Companion RINEX NAV / generated navigation; optional SP3/CLK products
Static / PPK · Vertical Height

Vertical Height memilih model geoid output. Default EGM2008 2.5′; resolusi lainnya merupakan alternatif. GNSS menyelesaikan h ellipsoid terlebih dahulu, kemudian H = h − N bila geoid tersedia. Periksa status konversi vertikal dan gunakan tinggi ellipsoid untuk input Base.

IsianDefault / pilihan
Vertical HeightEGM2008 2.5′ (default) / EGM2008 1′ / EGM96 5′ / EGM96 15′ / EGM84 15′
Static / PPK · Precision Acceptance (m)

Precision Acceptance default 0,10 m (rentang 0,01–1,00 m) menandai estimasi sigma 3D. Ini bukan jaminan akurasi lapangan dan tidak mengubah FLOAT menjadi FIX; FIX RTKLIB tetap q=1. Periksa laporan, persentase FIX dan peringatan. Epoch lintasan penuh berbeda dari posisi trigger kamera EventPost.

IsianDefault / pilihan
Precision Acceptance (m)0.10 (default); min 0.01, max 1.00, step 0.01

RTKLIB · GNSS reference manual

4
My Processing / Report / Layers / EventPost

Periksa lintasan dan EventPost

Di My Processing, periksa FIX/FLOAT, presisi yang diterima, epoch dan jumlah event. Lihat Layers serta unduh laporan dan POS, CSV atau GeoJSON yang tersedia. Posisi kamera EventPost memerlukan rekaman trigger.

PPK Post Processing dan Geotagging · Periksa lintasan dan EventPost
My Processing / Report / Layers / EventPost

Form lengkap: isian, pilihan, dan penjelasan

My Processing · Report / Layers

Precision Acceptance default 0,10 m (rentang 0,01–1,00 m) menandai estimasi sigma 3D. Ini bukan jaminan akurasi lapangan dan tidak mengubah FLOAT menjadi FIX; FIX RTKLIB tetap q=1. Periksa laporan, persentase FIX dan peringatan. Epoch lintasan penuh berbeda dari posisi trigger kamera EventPost.

IsianDefault / pilihan
RTKLIB Fixed / Float / Fix rateNative ambiguity status; FIX q=1
≤ threshold / estimated 3-D sigmaSeparate precision acceptance flag
POS / CSV / GeoJSONFull trajectory, report and supported downloads
EventPost GeoJSON / CSVCamera-trigger-only positions when receiver events exist
5
Photos / Geotagging / PPK Result / Photo Group / Run Geotagging

Geotag foto

Unggah foto melalui Photos terlebih dahulu. Buka Geotagging, pilih PPK Result yang selesai dan Photo Group penerbangan yang sesuai. Gunakan Duplicate, klik Run Geotagging, lalu periksa salinan hasil sebelum Ortho Processing.

PPK Post Processing dan Geotagging · Geotag foto
Photos / Geotagging / PPK Result / Photo Group / Run Geotagging

Form lengkap: isian, pilihan, dan penjelasan

Geotagging · Source / Photo Group

PPK Result menampilkan layer PPK/POS yang selesai pada proyek aktif. Sumber eksternal menerima ArduPilot .bin/.log/.tlog atau Pix4D .csv/.txt/.xyz. Cocokkan Photo Group dengan penerbangannya dan periksa waktu kamera atau nama file. PPK tidak dijalankan ulang. Duplicate menjaga foto asli; Replace menulis pada objek yang dipilih.

IsianDefault / pilihan
Geotag SourceDroneCollab PPK Result (default) / ArduPilot Flight Log / Pix4D Position / Geolocation File
PPK ResultCompleted PPK / POS layer; shown for PPK source
ArduPilot Flight LogShown for ArduPilot; .bin / .log / .tlog
Pix4D Position / Geolocation DataShown for Pix4D; .csv / .txt / .xyz
Photo GroupPhotos from the same flight, uploaded in the active project
Photo write modeDuplicate (default) / Replace
Run GeotaggingMy Processing; writes photo GPS; no PPK rerun

Jika dropdown kosong, periksa proyek aktif, pekerjaan yang selesai serta layer atau grup foto yang tersedia. Bila gagal, baca pesan pekerjaan dan input navigasi. Jika EventPost kosong, cek rekaman trigger receiver. Setelah geotagging, periksa koordinat contoh foto dan gunakan grup terkoreksi pada Basic Processing.

Ikuti tutorial → Basic Processing

PPK Post Processing dan Geotagging

Jika dropdown kosong, periksa proyek aktif, pekerjaan yang selesai serta layer atau grup foto yang tersedia. Bila gagal, baca pesan pekerjaan dan input navigasi. Jika EventPost kosong, cek rekaman trigger receiver. Setelah geotagging, periksa koordinat contoh foto dan gunakan grup terkoreksi pada Basic Processing.

Buka workspace ↗